Dadang Kriswanto

Business Analyst

System Analyst

Project Manager

Tech Enthusiast

0

No products in the cart.

Dadang Kriswanto
Dadang Kriswanto
Dadang Kriswanto
Dadang Kriswanto
Dadang Kriswanto
Dadang Kriswanto
Dadang Kriswanto
Dadang Kriswanto
Dadang Kriswanto
Dadang Kriswanto

Business Analyst

System Analyst

Project Manager

Tech Enthusiast

Custom Project Analysis

  • Created By: Dadang Kriswanto
  • Date: 01/12/2024
  • Categories: Gallery

Kesenjangan antara kebutuhan client (need) dan solusi IT (product) sering menghambat efektivitas implementasi teknologi. Analisis user story dan pain point membantu memastikan solusi yang benar-benar dibutuhkan pengguna. Dengan penyusunan solusi yang tepat, perusahaan dapat men-deliver solusi yang tepat sesuai kebutuhan client.

Pendekatan selling funnel B2B memperbesar peluang custom project yang sesuai kebutuhan, mempercepat proses deal-making dan memastikan solusi yang lebih relevan bagi bisnis.

Pendekatan analisis proyek custom menyesuaikan dengan selling funnel B2B untuk solution AI, RPA, Software, Hardware dan IoT. Dengan cara ini, diharapkan solution yang ditawarkan ke client lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan user.

Proses analisis custom project (menyesuaikan dengan alur bisnis pada funnel)

Proses pengumpulan kebutuhan pengguna melalui user interview saat site visit maupun saat online meeting. Penyusunan User Story, Persona, dan User Story Mapping.

Membantu PM dalam menyusun proposal proyek dengan desain konsep teknis seperti User Flow, Topology, Decision Tree, dan Wireframe.

Memperdalam desain sistem dengan Architecture Diagram, Data Flow Diagram (DFD), dan ERD. Detailing desain sistem disajikan dalam dokumen Project Charter / PRD dan Scope of Work.

Diskusi intens dan menjelaskan hasil analisa kepada tim developer sebelum dan saat kick-off meeting. Dalam tahapan development ini, sering diperlukan analisa lebih mendalam terkait event drivent architecture dengan membuat/mengupdate flowchart, ERD, sequence, topology jaringan, architecture, dsb.

Analisis system design untuk perkembangan produk dengan mengikuti SDLC Scrum menggunakan dokumen Product Change Request (PRD), epic dan user story. Outcome analysis fokus pada High Level Design dan Low Level Design.

Penyesuaian system design berdasarkan product backlog yang diinisiasi oleh Product Manager atau Scrum Master.

Membantu PM dalam menyusun dokumen perubahan produk berdasarkan problem statement, solusi, user stories, dan acceptance criteria.

Menjelaskan elemen desain tingkat tinggi seperti User Flow, User Journey Map, Topology, dan Context Diagram.

Mendesain sistem lebih detail dengan Use Case Diagram, Decision Tree, Architecture Diagram, ERD, dan DFD.